Tampilkan postingan dengan label gizi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gizi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2009

Zat Gizi Yang Diperlukan Tubuh

Zat gizi adalah bahan-bahan kimia dalam makanan yang memberikan energi bagi tubuh.

Kebutuhan energi berbeda bagi setiap orang. Bervariasi tergantung umur, jenis kelamin dan aktivitas fisik. Anak-anak sangat membutuhkan nutrisi untuk perkembangannya sedang orang dewasa membutuhkannya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan berkualitas.

Komposisi makanan yang tepat membantu menjaga kesehatan, kekuatan fisik, maupun mental. Asupan energi yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh ’memaksa’ tubuh mengambil cadangan lemak atau cadangan protein untuk memenuhi kebutuhan energi.


Berikut ini perbandingan beberapa kebutuhan energi berdasarkan jenis kelamin, aktivitas fisik dan usia:
- anak-anak, wanita dewasa yang tidak banyak beraktivitas, dan dewasa tua membutuhkan sekitar 1600 kalori/hari
- remaja, wanita aktif dan laki-laki yang tidak beraktivitas membutuhkan sekitar 2000 kalori/hari
- remaja laki-laki yang aktif dan laki-laki dewasa muda membutuhkan sekitar 2400 kalori/hari.

Beberapa Zat yang Dibutuhkan Tubuh
Zat gizi adalah bahan-bahan kimia dalam makanan yang memberikan energi bagi tubuh. Tubuh dapat menghasilkan sebagian zat gizi yang diperlukannya. Zat tersebut dinamai zat gizi esensial. Tetapi, ada juga zat gizi yang tidak dapat dihasilkan tubuh (zat gizi non esensial) seperti: asam amino (protein), asam lemak tertentu, vitamin dan mineral yang diperoleh dari bahan makanan.

Zat gizi dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu makronutrisi dan mikronutrisi. Makronutrisi terdiri dari protein, lemak, karbohidrat dan beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh setiap hari dalam jumlah yang besar.

Makronutrisi mempunyai peranan penting untuk menghasilkan energi yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

Mikronutrisi adalah nutrisi yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit (hanya dalam ukuran miligram sampai mikrogram). Beberapa vitamin dan mineral tertentu termasuk dalam mikronutrisi, begitu juga dengan asam lemak esensial seperti misalnya, asam linoleat yang baik untuk perkembangan otak.

Tubuh membutuhkan vitamin yang tediri dari 2 golongan, yaitu vitamin yang larut dalam lemak Vitamin A, D, E, K) dan vitamin yang larut dalam air (vitamin C dan 8 macam Vitamin B Kompleks). Selain vitamin, tubuh juga membutuhkan beberapa mineral esensial seperti besi, mangan, tembaga, selenium, yodida dan fluorida. Selain fluorida, mineral-mineral tersebut berfungsi mengaktivasi enzim yang berperan dalam metabolisme, sedang fluorida dibutuhkan untuk bersenyawa dengan kalsium, membantu menstabilkan mineral dalam tulang dan gigi serta mencegah kerusakan gigi.

Beberapa mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang banyak seperti kalsium, fosfat, natrium, klorida, magnesium dan kalium, yakni sekitar (1-2 gram/hari). Sedang air dibutuhkan dalam jumlah sekitar 2 liter/hari.

Ada satu komponen makanan yang sering terlupakan. Serat, yang sangat baik untuk memperlancar fungsi pencernaan, mengurangi perubahan gula darah dan kolesterol setelah makan serta membantu mengeluarkan bahan-bahan penyebab kanker yang dihasilkan oleh bakteri dalam usus besar.

Cukupkah Asupan Gizi Anda?
Kekurangan zat gizi esensial menyebabkan penyakit kurang gizi yang akan menghambat kerja organ tubuh lainnya. Untuk memastikan terpenuhi atau tidaknya kebutuhan gizi tubuh, perlu dilihat lagi pola makan. Apakan bahan pangan yang dikonsumsi mengandung vitamin dan mineral yang cukup? Pemeriksaan lebih intensif dapat dilakukan di laboratorium dengan mengukur kandungan zat gizi dalam darah dan jaringan.

Makanan dengan kandungan zat gizi esensial dan memiliki risiko yang rendah terhadap penyakit kanker, tekananan darah tinggi, kolesterol dan penyakit lainnya adalah makanan yang dianjurkan. Bukan hanya kandungan, jumlah makanan yang dikonsumsi setiap harinya perlu diperhatikan. Jumlah yang dikonsumsi sebaiknya sesuai dengan jumlah kebutuhan nutrisi tubuh. Komposisi pangan yang mengandung karbohidrat, vitamin dan mineral haruslah seimbang.

Ikan merupakan salah satu alternatif yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Di samping karbohidrat yang dikandungnya sangat kecil (hanya 0%-1,7%), sumber gizi yang dimilikinya pun cukup lengkap. Kandungan protein dalam ikan merupakan protein yang sangat istimewa karena mengandung semua asam amino esensial dalam jumlah yang cukup. Selain itu, ikan mengandung Omega-3 yang sangat dibutuhkan tubuh untuk pencegahan penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah dan juga untuk membantu pertumbuhan sel-sel saraf, termasuk otak.

Selain ikan, telur juga direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Telur mengandung beberapa zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh, termasuk trigliserida dan fosfopilipida, lemak yang merupakan sumber energi.

Keterbatasan gizi akibat ketidakseimbangan bahan pangan yang dikonsumsi mengakibatkan tubuh kurang nutrisi. Hal ini terjadi akibat sumber makanan tersedia namun, cara pengolahannya merusak zat-zat gizi dalam makanan. Pada kondisi lain, terdapat kesulitan menemukan makanan yang kaya nutrisi. Untuk itu, diperlukan suplemen sebagai makanan tambahan. HD Pollenergy 520, yang mengandung semua elemen penting yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. (Sumber : http://www.hdindonesia.com/artikel.asp?Topik=infosehat&artikel=80 )

Info Produk :
A. AHMAD DAUD
Hp. 0815 2090 3988
YM : a.ahmaddaud@ymail.com
Email : a.ahmaddaud@gmail.com

Kolesterol

Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebih akan tertimbun didalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena makanan ekstern yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).
Apa yang terjadi dalam tubuh ?
Unsur-unsur lemak dalam darah terdiri atas kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas. Hanya seperempat dari kolesterol yang terkandung dalam darah berasal langsung dari saluran pencernaan yang diserap dari makanan, sisanya merupakan hasil produksi tubuh sendiri oleh sel-sel hati.
Lemak yang terdapat dalam makanan akan diuraikan menjadi kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas pada saat dicerna dalam usus. Keempat unsur lemak ini akan diserap dari usus dan masuk kedalam darah. Kolesterol dan unsur lemak lain tidak larut dalam darah. Agar dapat diangkut dalam aliran darah, kolesterol bersama dengan lemak-lemak lain (trigliserida dan fosfolipid) harus berikatan dengan protein untuk membentuk senyawa yang larut dan disebut dengan lipoprotein.
Kilomikron merupakan liprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan sehingga terbentuk kembali keempat unsur lemak tersebut, dan asam lemak yang terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak. Bila asupan kolesterol tidak mencukupi, sel hati akan memproduksinya. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL ( Low Density Lipoprotein ) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL ( High Density Lipoprotein ) untuk dibawa kehati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam ( cairan ) empedu.
LDL mengandung lebih banyak lemak daripada LDL sehingga ia akan mengambang di dlam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang “jahat” karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya HDL disebut sebagai lemak yang baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi atau lebih berat.
Bagaimana kolesterol menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah?
Kolesterol yang berlebihan dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah. Selanjutnya, LDL akan menembus dinding pembuluh darah melalui lapisan sel endotel, masuk ke lapisan dinding pembuluh darah yang lebih dalam yaitu intima. Makin kecil ukuran LDL atau makin tinggi kepadatannya makin mudah pula LDL tersebut menyusup ke dalam Iintima. LDL demikian disebut LDL kecil padat.
LDL yang telah menyusup ke dalam intima akan mengalami oksidasi tahap pertama sehingga terbentuk LDL yang teroksidasi. LDL-teroksidasi akan memacu terbentuknya zat yang dpat melekatkan dan menarik monosit (salah satu jenis sel darah putih) menembus lapisan endotel dan masuk ke dalam intima
disamping itu LDL-teroksidasi juga menghasilkan zat yang dapat mengubah monosit yang telah masuk ke dalam intima menjadi makrofag.
Sementara itu LDL-teroksidasi akan mengalami oksidasi tahap kedua menjadi LDL yang teroksidasi sempurna yang dapat mengubah makrofag menjadi sel busa. Sel busa yang terbentuk akan saling berikatan membentuk gumpalan yang makin lama makin besar sehingga membentuk benjolan yang mengakibatkan penyempitan lumen pembuluh darah.
Keadaan ini akan semakin memburuk karena LDL akan teroksidasi sempurna juga merangsang sel-sel otot pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (media) untuk masuk ke lapisan intima dan kemudian akan membelah-belah diri sehingga jumlahnya semakin banyak.
Uraian tersebut diatas menunjukan bahwa terjadinya sumbatan pada pembuluh darah tidak semudah yang kita bayangkan. Kadar kolesterol yang tinggi perlu diwaspadai karena merupakan cikal bakal proses penyumbatan pembuluh darah, terlebih lagi bila yang meninggi adalah kadar kolesterol LDL, yang kita kenal sebagai lemak “jahat”. Kalau kita lihat mekanisme pembentukan sumbatan pembuluh darah diatas, LDL semakin berbahaya bila mempunyai ukuran kecil dengan kepadatan tinggi atau yang kita kenal sebagai LDL-kecil-padat. Sumber : http://id.inaheart.or.id/?p=32
Penanganan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Produk Perlebahan dari High Desert yaitu :
  • Bee Propolis : membantu meningkatkan kadar lemak tidak jenuh (HDL) sehingga membantu tubuh dalam mengangkut lemak tubuh.
  • Pollenergy : mencegah pembentukan & penimbunan kolesterol
  • Royal Jelly Liquid : membantu perbaikan endotel pembuluh darah sehingga mengurangi resiko artherosklerosis.
  • Trimee II : bekerja langsung di usus dalam mencegah penyerapan lemak secara langsung sehingga kadar lemak yang diserap akan menurun.
Info Produk tersebut di atas dapat menghubungi :
A. AHMAD DAUD
HP. 0815 2090 3988
YM : a.ahmaddaud@ymail.com
Email : a.ahmaddaud@gmail.com